Biografi Tokoh Dunia

Cerita Sukses Tokoh Hebat Dunia

Biografi Tokoh Dunia

Biografi Frederick Gardner Cottrell - Penemu Precipitator Elektrostatik

Biografi Frederick Gardner Cottrell (1877-1948 ) - Frederick Gardner Cottrell adalah ilmuan Amerika Serikat, penemu precipitator elektrostatik, pendidik, doktor, dermawan, pengacara, instruktur, direktur. Ia lahir di Oakland, California,pada tanggal 10 Januari 1877 dan meninggal di Berkeley pada tanggal 16 November 1948 pada umur 21 tahun.Ia kuliah di Universitas California dan Berlin dan mendapat gelar doktor dari Universitas Leipzig. Ia mulai membuat precipitator elektrostatik pada tahun 1906 pada umur 29 tahun. Precipitator itu selesai pada tahun 1910.

Preciptator elektrostatik adalah alat pembersih udara yang sangat penting. Alat ini dapat membersihkan udara dari debu, asap bakteri, tepung sari dan kotoran lain yang kecil-kecil sekali. Alat ini banyak di pakai di rumah-rumah, kantor-kantor, rumah-rumah sakit dan pabrik-pabrik. Sebuah precipitator elektrostatik terdiri dari pengion, sel dan pak tenaga. Pengion adalah alat untuk mengubah atom jadi ion. Ion adalah yang mendapat tambahan sebuah electron atau kehilangan sebuah electron. Mula-mula dengan kipas angin, udara yang tercemar dimasukkan dan dilewatkan kabel-kabel yang bermuatan listrik. Listrik ini berasal dari pak tenaga. Di dalam pengion, partkil-partikel diberi muatan listrik muatan positif dan timbullah ion-ion positif. Partikel-partikel ini kemudian lewat sel yang terdiri dari sederetan pelat-pelat logam. Pelat-pelat ini sebagian bermuatan positif sebagian besar bermuatan negative. Tentu saja partikel-partikel yang bermuatan positif tertarik dan melekat pada pelat-pelat yang bermuatan negatif. Sesudah itu pelat-pelat dibersihkan.

Cottrell juga memproduksi helium untuk keperluan kapal-kapal udara. Dari hasil penjualan precipitator ia mendapatkan uang banyak sekali. Tapi uang itu sebagian besar dipakai untuk mendirikan Badan Riset, sebuah organisasi yang tidak mencari untung, yang membantu  riset dasar bagi perguruan tinggi. Pada tahun 1922 ia jadi direktur Labolatorium Riset Nitrogen Terikat. Di sini ia ikut mendirikan industri amoniak sintesis berdasarkan proses Haber-Bosch. Sebelum ia jadi direktur Biro Tambang Amerika Serikat. Ia ikut menciptakan divisi keamanan tambang.
READ MORE - Biografi Frederick Gardner Cottrell - Penemu Precipitator Elektrostatik

Biografi Nicolaus Copernicus - Penemu Sistem Matahari

Biografi Nicolaus Copernicus (1473-1543) - Nicolaus Copernicus adalah astronom Polandia, penemu sistem matahari atau sistem Copernicus, bapak astronomi modern, dokter, doktor, pengarang, kanunik, tidak pernah kawin. Sistem Copernicus (matahari pusat tata surya) menyebabkan ditemukannya hukum Kepler dan hukum gravitasi Newton. Ia lahir di Torun, Polandia, pada tanggal 14 Februari 1473 dan meninggal di Frauenburg, Prusia Timur, sekarang di Polandia, pada tanggal 24 Mei 1543 pada umur 70 tahun. Ayahnya bernama Nicholas Koppernigk, pedagang kaya dan terpandang di Torun. Ibunya bernama Barbara Waczenrode, juga berasal dari  keluarga kaya. Kakaknya bernama Barbara, yang kemudian jadi biarawan dan kepala biara di Kulm. Adik Barbara bernama Katherina. Adik Katherina bernama Andrew. Adik Andrew bernama Copernicus, anak bungsu. Ibu Capernicus meninggal ketika Capernicus berumur 2 tahun. Ayah Copernicus meninggal ketika Copernicus berumur 10 tahun. Copernicus dan kakak-kakaknya lalu dipelihara, dibesarkan dan disekolahkan oleh pamannya yang kemudian jadi uskup di Ermeland. Nama pamannya Lucas Waczenrode.

Biografi Lengkap Penemu Sistem Matahari, Nicolaus Copernicus
Sebenarnya nama kecil Copernicus adalah Nicholas Koppernigk seperti nama ayahnya. Tapi ketika kuliah di Universitas Krakau ia mengganti namanya ke dalam bahasa Latin jadi Nicolaus Copernicus karena bahasa pengantar di Universitas Krakau adalah bahasa Latin. Disini ia belajar filsafat, astronomi, astrologi, geometri dan geografi. Kemudian ia pergi ke Itali. Ia belajar bahasa Yunani dan hukum gereja di Universitas Bologna. Di Universitas Padua ia belajar ilmu kedokteran. Di Universitas Ferrara ia belajar teologi dan mendapat gelar doktor hukum gereja.

Sampai pada waktu itu pendapat Aristoteles tentang susunan tata surya sudah di terima mentah-mentah selama 1.600 tahun. Pendapat Plolemeus diterima mentah-mentah selama 1.400 tahun. Pada hal kedua pendapat itu kemudian terbukti salah besar. Aristoteles dan Plolemeus berpendapat bahwa bumi tak bergerak dan dikelilingi matahari dan bintang-bintang. Pendapat ini menyebabkan kalender kacau-balau. Pada tahun 1543 buku karya Copernicus terbit. Judulnya Perputaran Badan-Badan Angkasa. Isinya antara lain Bumi berputar pada sumbunya. Bumi beserta planet lain menggelilingi matahari. Bulan mengelilingi bumi. Tapi semua itu hanya merupakan teori. Copernicus tidak dapat membuktikan kebenaran teorinya.

Untuk membuktikan bahwa bumi mengelilingi matahari harus ditemukan aberasi cahaya dan paralaks. Manusia membutuhkan waktu 185 tahun untuk menemukan aberasi cahaya .Pada tahun 1728 Bradley, ahli satronomi Inggris, menemukan aberasi cahaya. Untuk menemukan paralaks manusia membutuhkan waktu 297 tahun. Bessel, ahli astronomi Jerman, menemukan paralaks pada tahun 1840, hampir 300 tahun sesudah Copernicus menemukan teorinya. Jadi Bradley dan Bessel itulah yang mampu membuktikan  bahwa teori Copernicus benar.
READ MORE - Biografi Nicolaus Copernicus - Penemu Sistem Matahari

Biografi Sir William Congreve - Perwira Artileri Inggris Penemu Roket

Biografi Sir William Congreve (1772-1828) - Sir William Congreve adalah perwira artileri Inggris yang menemukan roket pada tahun 1805. Ia lahir di Woolwick, Inggris, pada tanggal 20 Mei 1772, dan meninggal di Toulouse, Prancis, pada tanggal 16 Mei 1828 pada umur 56 tahun. Ia mendapat pendidikan di Trinity College, Cambridge. Ayahnya pengawas Laboratorium Kerajaan di Woolwick.

Congreve bukanlah orang pertama di dunia yang menemukan roket. Para ilmuwan  percaya bahwa bangsa yang mula-mula menemukan roket adalah bangsa Cina pada tahun 1232. Pada tahun itu orang Mongol
mengepung Kaifeng, ibu kota provinsi Honan. Orang Cina mempertahankan kota itu dengan panah yang mirip api terbang. Mungkin roket tersebut mirip mercon sreng. Bangsa Arab dilaporkan menggunakan roket pada tahun 1249. Ketika menyerbu Jasirah Iberia. Pada abat ke-18 Hyder Ali, pangeran Misore di India, juga menggunakan roket untuk berperang. Sultan Tippu, anak Hyder Ali, pada tahun 1792 dan  1799 di Seringapatam menggunakan pasukan roket yang terdiri dri 1200 sampai 5000 prajurit untuk menggempur pasukan Inggris.

Melihat keampuhan roket untuk menggempur musuh, pada tahun 1804, Congreve mulai membuat roket. Pada waktu itu Inggris sedang berperang melawan Prancis yang di pimpin Napoleon Bonaparte. Roket buatan Congreve selesai pada tahun berikutnya. Garis tengahnya 8,9 sentimeter, menggunakan tepung (mesiu) hitam, tabung logam, tongkat keseimbangan sepanjang 4,9 meter. Kemudian ia membuat beberapa macam roket. Beratnya berkisar antara 4 sampai 27 kilogram. Jarak tempuh  mencapai 180 meter hingga 2,7 kilometer. Pada tahun 1905, Napoleon bermaksud menyerang Inggris. Angkatan Lautnya disiapkan di Boulogne. Pada malam hari tanggal 8 Oktober 1806 delapan belas perahu Inggris yang bermuatan penuh dengan roket diam-diam meninggalkan kapal utama. Perahu-perahu itu bergerak masuk ke Boulogne, pelabuhan di pantai Prancis. Tak lama kemudian ribuan roket buatan Congreve beterbangan dan berjatuhan di kapal-kapal Prancis. Angkatan Laut Napoleon di Boulogne hancur terbakar habis.
READ MORE - Biografi Sir William Congreve - Perwira Artileri Inggris Penemu Roket

Biografi Arthur Holly Compton - Penemu Efek Compton

Biografi Arthur Holly Compton (1892-1962) - Arthur H. Compton adalah ahli fisika Amerika Serikat, penemu efek Compton, penemu istilah foton, doktor, pengarang, guru besar, direktur Metallurgical Atomic Project dan ikut membuat bom atom. Bersama Charles  T.R. Wilson pada tahun  1927 Compton mendapat  Hadiah Nobel untuk fisika kerena menemukan efek Compton. Efek Compton adalah bertambah besarnya panjang gelombang sinar-X dan radiasi elektromagnetik kuat yang lain yang telah dihamburkan oleh electron-elektron. Efek Compton pentig sekali karena dapat membuktikan kebenaran teori kuantum.

Biografi Lengkap Arthur Holly Compton - Penemu Efek Compton
Compton lahir di Wooster, Ohio, Amerika Serikat pada tanggal 10 September 1892 dan meninggal di Berkeley, California, pada tanggal 15 Maret 1962 pada umur 70 tahun. Ayahnya pendeta dan dekan  Wooster College. Pada umur 21 tahun Compton tamat dari Wooster College. Tiga tahun kemudian ia mendapat gelar doktor dari Universitas Princeton. Sesudah itu selama satu tahun, ia mengajar fisika di Universitas Minnesota. Kemudian ia bekerja sebagai insinyur pada Perusahaan Lampu Westinghous di Pittsburgh. Pada tahun 1919 ia belajar lagi pada Rutherford di Universitas Cambridge.

Pada tahun  1900 Max Planck mengemukakan teori kuantum. Teori itu mengatakan  bahwa cahaya bukanlah mengalir seperti air yang keluar dari kran. Tapi seperti butir-butir peluru yang di muntahkan oleh senapan mesin. ‘Butir peluru’ itu disebut kuantum atau atom. Tentu saja Planck tidak menggunakan istilah ‘butir peluru’. Istilah ilmiahnya ‘Paket energy yang diskret’. Tapi itu baru teori, baru hipotesis, belum terbukti kebenarannya.

Dua tahun kemudian  (1920) Compton tertarik pada tingkah laku  sinar –X  yang aneh. Ia mengarahkan sinar –X pada keeping tipis berilium. Dengan perkataan lain ia menembakkan foton pada electron. Apa yang terjadi? Sinar-X itu berhamburan dan electron tergeser. Sebagian sinar-X yang terhambur panjang gelombangnya bertambah besar. Ini berarti bahwa cahaya atau energi, yang bersifat gelombang, juga mempunyai sifat lain, ialah bersifat partikel atau butir peluru. Partikel ini oleh Planck disebut kuantum, oleh Compton disebut foton. Dengan demikian Compton berjasa besar karena mampu membuktikan bahwa cahaya terdiri dari paket-paket energi yang diskret.
READ MORE - Biografi Arthur Holly Compton - Penemu Efek Compton

Biografi Sir John Douglas Cockcroft - Penemu Akselerator Partikel

Biografi Sir John Douglas Cockcroft (1897-1967) - John Douglas Cockcroft adalah ahli fisika Inggris, penemu akselerator partikel, penemu cara mengubah unsur dengan proton, pemenang Hadiah Nobel, guru besar, doktor, insinyur, ketua lembaga atom. Bersama Ernest T.S. Walton pada tahun 1951 ia menerima Hadiah Nobel untuk fisika, karena mereka adalah orang pertama di dunia yang mengubah inti atom dengan menembakkan akselerator partikel untuk mempelajari inti atom.

Biografi Sir John Douglas Cockcroft - Penemu Akselerator Partikel
Cockcroft lahir di Todmorden, Yorkshire, Inggris, pada tanggal 27 Mei 1897 dan meninggal di Cambridge pada tanggal 18 September 1967 pada umur 70 tahun. Ayah Cockcroft pemilik pabrik tekstil. Cockcroft mendapat gelar insinyur listrik dari Manchester College of Technology. Selama perang dunia I ia ikut pasukan
meriam. Ketika terjadi pertempuran di Somme, ia termaksuk prajurit yang selamat. Sesudah Perang Dunia I selesai, ia kuliah lagi di Universitas Cambridge. Pada umur 31 tahun ia berhasil menggondol gelar doktor. Sesudah itu ia memperdalam pengetahuannya di bidang fisika Inggris kelahiran Selandia Baru yang menemukam proton, sinar alfa dan beta.

Sudah berabad-abad lamanya para alkemi berusaha mengubah sebuah unsur jadi unsur yang lain. Dalam ilmu kimia, perubahan unsur ini disebut transmutasi. Pada tahun 1919 Rutherford berhasil mentransmutasikan nitrogen jadi oksigen dengan cara membom inti nitrogen dengan partikel alfa. Partikel alfa ini berasal dari zat radioaktif. Tapi sumber radioaktif sulit diperoleh. Jumlah partikel alfa yang dihasilkan juga terlalu sedikit. Kecuali itu partikel alfa tidak cukup kuat untuk membom inti atom yang lebih berat.

Pada tahun 1932 Cockcroft dan Walton membuat akselerator partikel yang pertama di dunia. Akselerator partikel adalah alat untuk mempercepat energy electron atau proton. Dengan alat itu mereka membom atom litium dengan proton. Hasilnya berilium yang kemudian pecah jadi dua partikel alfa. Mereka menggabungkan litium dan hydrogen untuk membentuk litium.
READ MORE - Biografi Sir John Douglas Cockcroft - Penemu Akselerator Partikel

Biografi Rudolf Julius Emanuel Clausius - Penemu Hukum Termodinamika II

Biografi Rudolf Julius Emanuel Clausius (1822-1888) - Clausius adalah ahli fisika, matematik Jerman, penemu hukum termodinamika II, penemu entropi, penemu teori elektrolisis, doktor, guru besar dan penggarang. Ia lahir di Koslin, Prusia, sekarang Kaszalin, Polandia, pada tanggal 2 Januari 1922 dan meninggal di Bonn, sekarang di Jerman Barat, pada tanggal 24 Agustus 1888 pada umur 86 tahun. Ia kuliah di Universitas Berlin dan mendapat gelar doktor di Halle pada tahun 1848 ketika berumur 26 tahun. Dua tahun kemudian (1850) ia diangkat jadi guru besar fisika di Sekolah Mesin dan Artileri di Berlin. Pada tahun 1867 ia jadi guru besar fisika di Universitas Wurzburg sapai tahun 1869. Kemudian ia mengajar di Universitas Bonn.

Rudolf Clausius adalah ahli fisika teori atau fisika murni. Ia tidak mengadakan eksperimen. Ia menerapkan matematika untuk untuk membuat teori yang dapat menyelaskan hasil pengamatan dan eksperimen orang lain. Pada tahun 1850 ia membuat karya tulis yang mengungkapkan penemuannya, ialah hukum termodinamika II dan entropi. Termodinamika adalah ilmu fisika yang mempelajari energi dan semua bentuk perubahannya terutama mengenai hubungan panas dan kerja. Hukum termodinamika II berbunyi “Panas tidak dapat dengan sendirinya berpindah dari badan yang lebih dingin ke badan yang lebih panas”. Ia juga menemukan istilah entropi. Entropi adalah keseimbangan termodinamik. Hukum di atas dapat berubah sebagai berikut: “Panas hanya dapat berpindah dari badan angkasa yang lebih panas ke badan angkasa yang lebih dingin”. Di alam semesta terjadi secara terus menerus perpindahan panas atau energi dari badan angkasa yang panas ke badan angkasa yang dingin. Maka berabad-abad kemudian semua panas atau energi akan terbagi merata keseluruh bagian alam semesta. Keadaan seimbang ini disebut entropi. Ini berarti dunia kiamat, karena semua gerak dan kehidupan berhenti.

Rudolf Julius Emanuel Clausius juga mengemukakan teori elektrolisis atau elektrolisa ialah penguraian zat cair dengan aliran listrik searah. Para ilmuwan sebelumnya berpendapat bahwa dalam elektrolisis, air terurai jadi hydrogen dan oksigen karena gaya listrik. Tapi Clausius berpendapat bahwa atom-atom molekul selalu tertukar, gaya listrik hanya mengarahkan pertukaran itu.
READ MORE - Biografi Rudolf Julius Emanuel Clausius - Penemu Hukum Termodinamika II