Biografi Tokoh Dunia

Cerita Sukses Tokoh Hebat Dunia

Biografi Michael Faraday - Penemu Induksi Elektromagnetik

Biografi Michael Faraday (1791-1867) - Michael Faraday adalah ahli kimia dan fisika Inggris, penemu induksi elektromagnetik, hukum Faraday (1834), efek faraday (1845), generator atau dynamo (1831), prinsip motor listrik (1821), benzene (1825). Faraday adalah ahli eksperimen terbesar didunia, ahli teori yang cemerlang, penemu elektrokimia dan teori medan klasik, menciptakan suhu di laboratorium sampai dibawah nol skala Fahrenheit, pengarang, guru besar, direktur Royal Institution. Dialah orang pertama yang menggunakan istilah elektrolisis, elektrolit, elektroda, anoda, katoda, ion, ionisasi, anion dan kation.

Biografi Lengkap Penemu Induksi Elektromagnetik, Michael Faraday

Faraday lahir di Newington Butts, sekarang bagian kota London, pada tanggal 22 September 1791. Ayahnya tukang besi yang sangat miskin yang beranak 10 orang. Akibatnya ia tidak dapat menyekolahkan
anak-anaknya, termaksuk Faraday. Faraday hanya duduk dibangku SD selama beberapa bulan. Tapi ayah dan ibu Faraday sangat taat kepada agama dan sangat sederhana hidupnya. Hal ini menyebabkan Faraday jadi orang yang sederhana dan taat kepada agama pula. Sebagian besar teori medannya dipengaruhi keyakinan bahwa alam semesta diatur oleh Tuhan hingga merupakan kesatuan yang harmonis. Jiwa Faraday begitu sederhana hingga tidak mau diangkat jadi bangsawan dan Presiden Royal Society, lembaga ilmu tertinggi di Inggris.

Pada tahun  1805 pada umur 14 tahun , ia bekerja pada tukang jilid buku yang merangkap jadi penjual buku. Ia bekerja disitu selama  8 tahun. Hal ini menyebabkan ia mendapat kesempatan  membaca segala macam buku, terutama buku IPA. Untunglah majikan Faraday tahu bakat Faraday. Pada tahun  1812 Faraday diizinkan  mendengarkan ceramah Humphry Davy, ahli kimia Inggris, kepala labolatorium Royal Institution. Ceramah itu sangat menarik hati Faraday. Selama ceramah ia membuat catatan dengan teliti. Sehabis ceramah ia menulis kembali  dengan rapi apa yang didengarnya.  Kemudian  berkas catatan itu dikirimnya kepada  Humphry Davy.  Mula-mula ia bekerja sebagai pencuci botol. Tapi akhirnya ia jadi lebih  masyhur daripada Humphry Davy. Faraday beristri. Perkawinannya bahagia meskipun tak dikaruniai anak.
READ MORE - Biografi Michael Faraday - Penemu Induksi Elektromagnetik

Biografi Gabriel Daniel Fahrenheit - Penemu Thermometer Alkohol dan Air Raksa

Biografi Gabriel Daniel Fahrenheit (1686 - 1736) - Fahrenheit adalah ahli fisika Jerman, penemu thermometer alkohol (1709) dan thermometer air raksa (1714) dengan skala Fahrenheit. Ia juga menemukan bahwa air dapat tetap cair di bawah titik beku dan bahwa titik didih zat cair berubah menurut tekanan atmosfer.  Ia lahir di Danzig, sekarang Gdansk, Polandia, pada tanggal  14 Mei 1686 dan meninggal di Den  Haag, Belanda, pada tanggal  16 September 1736 pada umur 50 tahun. Sejak kecil ia pindah ke Amsterdam. Disana ia belajar fisika, ilmu dagang, dan cara membuat peralatan. Pada umur 31 tahun ia mencari nafkah dengan jalan membuat alat-alat meteorology.

Biografi Lengkap Penemu Thermometer Alkohol dan Air Raksa, Gabriel Daniel Fahrenheit
Pada tahun  1708 pada umur 22 tahun, Fahrenheit bertemu dengan Ole Romer, ahli astronomi Denmark. Ole Romer meninggal pada tahun 1710. Beberapa tahun sebelum meninggal Ole Romer membuat termometer
dengan skala sebagai berikut; 60 derajat untuk titik didih air, 8 derajat untuk titik leleh es, dan 22,5 untuk panas darah atau suhu tubuh manusia. Untuk mengamati cuaca, Oleh Romer jarang menggunakan bagian atas skalanya. Fahrenheit tahu kelemahan skala Ole Romer.

Tahun berikutnya (1709) Fahrenheit membuat termometer yang diisi dengan alkolhol.  Ia segera tahu bahwa alkohol kurang baik untuk dijadikan alat ukur suhu karena alkohol mendidih pada suhu rendah. Kecuali itu, jika alkohol dicampur dengan air, volumenya berubah sesuai dengan perubahan suhu. Maka ia lalu mencoba menggunakan zat cair lain. Ia mengadakan berpuluh-puluh percobaan selama 5 tahun. Pada tahun 1714 ia berhasil membuat termometer yang diisi merkuri atau air raksa. Ia memperbaiki skala Ole Romer.

Sepuluh tahun kemudian (1724) Fahrenheit melaporkan penemuannya kepada Royal Society, Lembaga Ilmu Pengetahuan Inggris. Termometer Fahrenheit menggunakan skala sebagai berikut; 32 derajat untuk titik beku, 96 derajat untuk suhu tubuh manusia, 212 derajat untuk titik didih. Karena penemuannya itu Fahrenheit diangkat jadi anggota Royal Society.  Enam belas tahun kemudian skala Fahrenheit jadi sangat popular dan mengungguli skala yang lain, karena pada zaman itu terdapat 35 macam skala. Termometer Fahrenheit dipakai di Inggris, Amerika Serikat, Kanada, Afrika Selatan, Australia dan Selandia Baru.
READ MORE - Biografi Gabriel Daniel Fahrenheit - Penemu Thermometer Alkohol dan Air Raksa

Biografi Leonhard Euler - Bapak Analisis Matematika Modern

Biografi Leonhard Euler (1707-1783) - Leonhard Euler adalah ahli matematika Swiss. Ia adalah ahli matematika terbesar didunia, bapak analisis matematika modern, mengarang 866  buku dan artikel, penemu banyak konsep, teknik dan notasi matematika. Antara lain ia menemukan lambing-lambang ini; f(x) untuk fungsi x, e untuk bilangan dasar logaritma naturalis, I untuk satuan bilangan khayal, untuk jumlah, a b c untuk segitiga, s untuk setengah keliling segitiga. Pada tahun 1747 Euler menemukan 30 pasang bilangan bersahabat yang kemudian diperluas jadi 60 pasang.

Biografi Lengkap Bapak Analisis Matematika Modern, Leonhard Euler
Euler menyumbangkan gagasan-gagasan baru dibidang kalkulus, geometri, aljabar, teori bilangan dan probabilitas. Ia menulis tentang bidang-bidang matematika terapan seperti akustika, optika, statistika, mekanika, astonomi, artileri, navigasi, akuntansi.Ia menemukan persamaan Euler, diagram Euler,pormula  polyhedral Euler dan tolologi.Ia mengintekrasikan kalkulus diferensial Leibniz dan metode fluksi Newton ke dalam analisis matematika. Ia menyempurnakan nosi fungsi. Ia meletakkan dasar teori fungsi khusus, sabil memperkenalkan fungsi transcendental gamma dan beta.

Ia mengembangkan kalkulus variasi dan meletakkan dasar mekanika analitik. Ia juga membuat teori tentang gerak bulan. Tapi penemuannya yang terbesar adalah hukum resiprositas kuadratik yang merupakan bagian terpenting teori bilangan modern. Hukum ini di temukan pada tahun 1783.

Euler lahir di Basel, Swiss, pada tanggal  15 April 1707 dan meninggal di St, Petersburg, sekarang Leningrad, Uni Soviet, pada tanggal 18 September 1783 pada umur 78 tahun. Ayahnya pendeta dan mengharapkan Euler jadi pendeta juga. Oleh karena itu, Euler disuruh kuliah di Universitas Basel supaya jadi pendeta. Tapi ia tidak suka belajar teologi dan Alkitab. Maka kuliah yang paling disukainya adalah geometri. Dengan dukungan Jean Bernoulli ia pindah ke jurusan matematika. Pada umur 20 tahun ia pindah ke Akademi Ilmu Pengetahuan di St, Petersburg, Rusia. Pada umur 23 tahun ia di angkat jadi guru besar fisika, dan pada umur 26 tahun ia jadi guru besar matematika. Ia giat sekali belajar, berpikir, dan mengarang, hingga pada umur 28 tahun matanya buta sebelah dan pada umur 59 tahun  kedua belah matanya buta.

Euler kawin pada umur 26 tahun. Ia pernah mendapat kesulitan memperoleh pekerjaan. Ia pindah ke Rusia karena lamarannya di Universits Basel, Swiss, ditolak. Ia lalu mendapat pekerjaan di Angkatan Laut Rusia sebagai letnan kasehatan. Ia jadi terkenal karena karangan-karangannya. Ia adalah ahli matematika yang paling produktif di dunia. Ketika kedau matanya buta, ia tetap mengarang dengan jalan mendiktekan hasil pemikirannya kepada orang lain. Sesudah ia meninggal hasil karyanya bertumpuk-tumpuk dan di muat di majalah ilmiah secara bersambung selama 50 tahun.
READ MORE - Biografi Leonhard Euler - Bapak Analisis Matematika Modern

Biografi Euclides - Penyusun Buku Terbesar Sepanjang Abad

Biografi Euclides - Penyusun Buku Terbesar Sepanjang Abad (lebih kurang 300 SM) - Euclides adalah ahli matematika Yunani, guru, penyusun buku pelajaran yang terbesar sepanjang abad. Bukunya yang berjudul Stoicheia (Unsur) tentang geometri (ilmu ukur) jadi buku pelajaran yang dipakai di Sekolah Menengah di seluruh dunia selama 20 abad lebih. Buku itu terdiri dari 13 Jilid. Jilid I tentang konstruksi sederhana ilmu ukur sampai dalil phythagoras. Jilid II tentang aljabar yang dikonstruksikan secara ilmu ukur. Jilid III dan IV tentang lingkaran. Jilid V-VI tentang perbandingan sampai deret ukur. Jilid VIII dan IX tentang teori bilangan. Jilid X tentang perbandingan lagi. Jilid XI-XIII tentang ilmu ukur ruang. Ia juga mengarang buku-buku lain yang berjudul Data, Phaenomena, Optika, Unsur Musik, Pembagian Bentuk, Porisme (3 jilid), Pseudoria, Katoptrika, Irisan Kerucut (4 jilid). Tapi buku-buku tersebut sudah musnah. Kita tahu dari laporan orang lain, misalnya laporan Proclus, ahli filsafat Yunani, yang menulis tentang Euclides kira-kira 700 tahun sesudah Euclides meninggal. Kapan dan dimana Euclides lahir tak ada satu orang yang tahu, kapan dan diman Euclides meninggal juga tak ada orang yang tahu. Meskipun demikian dibidang geometri Euclides adalah orang yang paling berpengaruh didunia. Maka tak mengherankan kalau ia sering mendapat julukan bapak geometri.

Yang jelas ia hidup pada zaman Ptolemaeus I (305-285 Sm), raja Mesir bekas jenderal kesayangan Alexander Agung. Ptolemause I membuat kota Alexandria jadi ibukota, jadi pusat perdagangan dan pusat ilmu pengetahuan. Ptolemaeus I juga membuat perpustakaan yang terbesar didunia pada zaman itu. Perpustakaan itu menyimpan 700.000 gulung naskah kuno. Euclides adalah orang pertama didunia yang mendirikan sekolah matematika di Alexandria.

Menurut Proclus pada suatu hari Ptolemaeus I ingin sekali belajar geometri dari Euclides. Ia mengundang Euclides ke istananya dan mulai mendengarkan pelajaran geometri dari Euclides. Tapi kemudian Ptolemaeus merasa bahwa geometri terlalu sulit dan terlalu lama untuk dimengerti. Maka ia minta agar pelajaran dipercepat. Euclides menjawab, “Bagi raja pun tak ada jalan pintas ke geometri”!
READ MORE - Biografi Euclides - Penyusun Buku Terbesar Sepanjang Abad

Biografi Albert Einstein - Penemu Formula E=mc2

Biografi Albert Einstein (1879-1955) - Einstein adalah ahli fisika teori yang terbesar sepanjang abad, ahli pikir yang paling kreatif di dunia, orang Jerman keturunan Yahudi, pembenci nasionalisme Jerman, warga Amerika Serikat, doktor, guru besar, pengarang, pemain biola, idealis, pecinta perdamaian (pembenci perang), pemenang Hadiah Nobel untuk fisika karena menemukan teori foton cahaya (1921): penemu formula E=mc2 (E=energy, m=massa, c=kecepatan cahaya). Pada umur 26 tahun ia menemukan teori relativitas khusus (1905).pada umur 37 tahun ia menemukan teori relativitas umum (1916). Einstein lahir di Ulm, Wurttemberg, sekarang di Jerman Barat, pada tanggal 14 Maret 1879 dan meninggal pada tanggal 18 April 1955 di Princeton, New Jersey, Amerika Serikat, pada umur 76 tahun karena aorta (batang nadi) pecah.

Biografi Lengkap Penemu Genius, Albert Einstein
Ayahnya bernama Herman, ibunya bernama Paulina Koch. Ayahnya memilki perusahaan kecil yang membuat alat-alat listrik. Satu tahun sesudah Einstein lahir keluarga itu pindah ke Munich, Jerman. Ketika anak yang sebaya sudah dapat bicara, Einstein belum dapat. Orang mengira bahwa Einstein yang terlambat perkembangannya. Pada umur 5 tahun ia diberi ayahnya kompas. Ia heran mengapa jarum kompas tetap menunjuk ke utara meskipun kompas diputar kearah mana pun. Kelak ia tahu bahwa belakang semua benda yang tampak ada kekuasaan yang mahabesar yang tak tampak.

Di SD Einstein sama sekali tidak menonjol, bahkan seperti Newton dan Edison ia termaksuk anak yang bodoh. Ia tidak suka pada disiplin sekolah yang keras. Ia tidak suka mata pelajaran hafalan seperti sejarah, geografi dan bahasa. Ia tidak suka menghafal fakta dan data. Ia hanya tertarik pada fisika dan matematika, terutama bagian teori. Seperti Newton dan Edison kegemarannya yang sangat menonjol adalah membaca, berpikir dan belajar sendiri. Guru-gurunya menganggap dirinya pemalu, bodoh, malas belajar dan suka menentang tata tertib.

Karena ia hanya mau mempelajari fisika dan matematika maka ia tamat SMP tanpa mendapat ijazah. Si calon genius itu tidak lulus SMP! Padawaktu itu perusahaan ayahnya bangkrut. Ayahnya lalu pindah ke Swiss. Di Swiss Einstein melanjutkan sekolahnya. Ia dapat lulus SMA tapi tidak menempuh ujian masuk Perguruan Tinggi, ia tidak lulus! Ia baru lulus setelah menempuh ujian yang kedua. Lalu ia diterima di Institut Politeknik di Zurich, Swiss. Tapi ia jarang ikut kuliah. Ia lebih suka membaca dan belajar sendiri fisika teori. Namun ia dapat lulus dari Perguruan Tinggi itu karena meminjam catatan teman sekuliah. Pada umur 21 tahun ia jadi warga negara Swiss. Tapi ia tidak segera mendapat pekerjaan. Ia menganggur selama dua tahun. Baru pada tahun 1902 pada umur 23 tahun, ia mendapat pekerjaan dikantor paten di Bern setelah jadi guru matematika selama dua bulan. Namun tiap ada kesempatan ia selalu berpikir dan mempelajari fisika teori.
Pada umur 24 tahun ia kawin dengan Mileva Marie, bekas teman sekuliah. Mereka dikarunia dua orang anak laki-laki. Tapi perkawinan mereka tidak bahagia. Pada tahun 1905 pada umur 26 tahun, Einstein menemukan relativitas khusus. Ia lalu diangkat jadi professor fisika teori di Universitas Jerman di Praha (1912). Tahun berikutnya ia diangkat jadi direktur Institut Fisika Kaisar Wilhelm di Berlin. Sebenarnya ia segan kembali ke Jerman. Tapi jabatan itu memberikan waktu berlimpah-limpah kepadanya untuk berpikir karena tak ada tugas resmi atau kewajiban mengajar. Ia terpaksa menerima jabatan tersebut dan kehilangan istri, karena Mileva tidak mau ikut ke Jerman. Mereka akhirnya bercerai.

Einstein menemukan teori relativitas umum pada tahun 1916. Ketika hitler jadi diktator di Jerman dan bermaksud membunuh semua orang Yahudi yang tertangkap, Einstein pindah ke Amerika Serikat (1933) dan bekerja pada Institute for Advanced Study di Princeton, New Jersey. Ia minta gaji yang sangat rendah hingga Institut itu terpaksa menaikkan gajinya sebelum ia mulai bekerja. “Selama saya boleh memilih, saya hanya akan tinggal di negara dimana kebebasan politik, toleransi dan persamaan semua warga negara didepan hukum merupakan peraturannya”. Ia datang di Amerika bersama Elsa, istrinya yang kedua. Tidak seperti Mileva yang lebih mencintai tanah airnya daripada suaminya, Elsa mau mengikuti Einstein kemana pun ia pergi.

Meskipun membenci perang pada tahun 1939 Einstein berkirim surat kepada Presiden Roosevelt agar Amerika Serikat membuat bom atom sebelum didahului oleh Jerman. Bom atom itu dimaksudkan untuk menghentikan perang. Harapan Einstein memang akhirnya terkabul. Tapi ia mengecam dengan pedas pada perguruan-perguruan tinggi yang mengajarkan ilmu perang dan bukannya cara menciptakan perdamaian. Bersama Bertrand Russell, ahli filsafat dan matematika Inggris, ia membuat deklarasi antibom-H dan antiperang.

Einstein adalah orang yang dalam imannya meskipun tidak memeluk agama tertentu, ia percaya bahwa alam semesta tidak terjadi karena kebetulan atau kekacauan. Ia percaya bahwa alam semesta diciptakan Tuhan dan Tuhan menata alam semesta dengan hukum-hukum dan aturan-aturan yang rapi dan harmonis. ‘’Hal yang paling tidak dapat dipahami tentang dunia adalah bahwa dunia dapat dipahami,” katanya. Tentang bagaimana ia bekerja, Einstein berkata, “Saya berpikir terus-menerus, berbulan-bulan dan bahkan bertahun-tahun. Sembilan puluh Sembilan kali kongklusi saya keliru. Tapi yang keseratus kalinya saya benar.”
READ MORE - Biografi Albert Einstein - Penemu Formula E=mc2

Biografi Paul Ehrlich - Bapak Imunologi, Hematologi dan Kemoterapi

Biografi Paul Ehrlich (1854-1915) - Paul Ehrlich adalah dokter Jerman, ahli bakteriologi, bapak imunologi, hematologi, dan kemoterapi; penemu merah tripan dan salvarsan (arsfenamina); pemenang Hadiah Nobel untuk kedokteran dan fisiologi (1908); asiten Koch, guru besar, direktur Institut Serum,pengarang (37 karya ilmiah), ahli eksperimen yang berbakat, dan ahli mewarnai jaringan tubuh yang masih hidup. Merah tripan adalah zat warna yang dapat membunuh tripanosoma, hewan bersel satu yang menyebabkan penyakit tidur. Salvarsan dan neosalvarsan adalah obat pertama untuk penyakit sifilis. Mula-mula Ehrlich menamakan obat itu senyawa 606, karena obat itu ditemukan setelah mengadakan eksperimen selama 7 tahun dan mengetes ratusan senyawa sampai yang ke-606. Ia melanjutkan eksperimennya dan menemukan formula yang ke-914 dan memberinya nama neosalvarsan. Ehrlich menemukan cara mewarnai sel darah dan menemukan 5 tipe sel darah putih serta bermacam-macam tipe anemia. Dari sini lahirlah ilmu tentang hematologi modern.

Biografi Lengkap Bapak Imunologi, Hematologi dan Kemoterapi, Paul Ehrlich
Sebenarnya Ehrlich adalah orang pertama di dunia yang melihat basil tbc. Tapi pada waktu itu ia tidak tahu bahwa bakreri berbentuk batang itu penyebab penyakit tbc. Maka dunia ilmu hanya mengakui Koch sebagai penemu basil tbc. Pada tahun 1890 Behring, ahli bakteriologi Jerman, menemukan antitoksin difteri, penyakit anak-anak yang  sangat berbahaya. Hanya karena jerih payah Ehrlich antitoksin itu jadi obat mujarab dan mudah dipakai untuk menyembuhkan penyakit difter.

Ehrlich lahir di Strehlen, Silesia (sekarang Strzelin, Polandia), pada tanggal 14 Maret 1854 dan meninggal di Homburg, Prusia, pada tanggal 20 Agustus 1915 pada umur 61 tahun. Ia masih keturunan Yahudi. Orang tuanya hanya pemilik warung. Di sekolah nilai rapor Ehrlich untuk bahasa latin dan matematika cukup tinggi. Tapi nilai untuk pelajaran lain juga cukup rendah. Sebenarnya ia tidak memenuhi syarat untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Ia dapat melanjutkan ke universitas hanya karena belas kasihan guru. Nilai Ehrlich dikatrol.

Di universitas pun Ehrlich bukan termaksuk mahasiswa yang menonjol, bahkan sebaliknya. Untuk meraih gelar doktor ia terpaksa berpindah-pindah. Ia kuliah di Universitas Breslau, Stasbourg, Freiburg dan Leeipzg. Kegemarannya mencoba bermacam-macam zat warna untuk mewarnai jaringan tubuh yang masih hidup menyebabkan ia tak punya waktu untuk belajar. Namun pada umur 24 tahun (1878) dengan susah payah ia meraih gelar doktor dengan tesisnya yang berjudul “Sumbangan untuk Teori dan praktek mewarnai jaringan”. Ia bercita-cita menemukan peluru ajaib yang dapat membunuh bibit-bibit penyakit di dalam tubuh manusia tanpa merusak jaringan tubuh. Ia percaya bahwa bibit penyakit tertentu hanya menyerap zat warna (zat kimia) tertentu. Bila bibit penyakit itu menyerap zat kimia tertentu, bibit penyakit itu mati. Mengobati penyakit dengan zat kimia disebut kemoterapi. Ehrlich lah yang  menemukan pengobatan seperti itu.

Pada tahun 1876 Koch melihat cara Ehrlich mewarnai jaringan. Enam tahun kemudian (1882) Koch menemukan basil tbc dengan menggunakan zat warna. Ehrlich ingat bahwa ia pernah melihat basil itu juga. Ia mengulang eksperimen Koch. Mungkin karena ceroboh Ehrlich ketularan penyakit tbc dan terpaksa pergi ke Mesir supaya penyakitnya sembuh. Sesudah sembuh ia kembali ke Jerman dan menggabungkan diri dengan Koch (1889). Demikian juga Behring. Ketiga orang itu bekerja sama untuk mencari obat terhadap penyakit difteri. Behring berhasil menemukan antioksin difteri dan memenangkan Hadiah Nobel. Padahal antioksin itu hanya dapat dipakai karena jerih payah Ehrlich, yang berhasil menemukan cara menakar dosis antioksin. Akhirnya Ehrlich dan Behring bermusuhan karena masalah pribadi dan keduanya berpisah. Behring berjiwa pengusaha, sedangkan Ehrlich berjiwa ilmuwan yang tidak mengaitkan penemuan dengan uang.
READ MORE - Biografi Paul Ehrlich - Bapak Imunologi, Hematologi dan Kemoterapi

Biografi Thomas Alva Edison - Penemu Bola Lampu

Biografi Thomas Alva Edison (1847-1931) - Thomas Alva Edison adalah penemu terbesar di dunia. Ia menemukan 3.000 penemu, antara lain; labolatorium riset untuk industri, stasiun tenaga listrik, sistem distribusi listrik, lampu listrik, fonograf (kemudian berkembang jadi tape-recorder), kinetograf (kamera film), kinetoskop (proyektor film), lokomotif listrik, mikrofon, pengeras suara dan sebagainya.

Biografi Lengkap Thomas Alva Edison
Edison lahir di  Milan, Ohio, Amerika Serikat, pada tanggal 11 Februari 1847 dan meninggal di West Orange, New York, pada tanggal 18 Oktober 1931 pada umur 84 tahun. Edison anak bungsu. Kakaknya enam orang. Nama ibunya Nancy Elliot, bekas guru. Nama ayahnya Samuel Ogden, keturunan Belanda. Pada umur 6 tahun Edison mengerami telur ayam. Pada umur 7 tahun ia masuk sekolah. Tapi tiga bulan kemudian dikeluarkan karena gurunya berpendapat bahwa Edison tak dapat menerima pelajaran apa pun ‘’Dia terlalu bodoh!’’kata gurunya.

Edison lalu diajar ibunya menulis, berhitung dan membaca. Meskipun tidak bersekolah Edison tetap belajar dengan bimbingan ibunya. Setelah dapat membaca ia gemar sekali membaca. Kegemarannya membaca luar biasa. Ia membaca apa saja yang dapat dijumpainya. Ia membaca ensiklopedi, ialah buku berjilid-jilid yang memuat hampir semua bidang ilmu. Ia membaca buku sejarah Inggris dan Romawi. Ia membaca Kamus IPA karangan Ure, dan Principia karangan Newton, dan Buku Ilmu Kimia karangan Richard G, Parker. Kegemaran Edison yang sangat menonjol adalah membaca, dan mengadakan eksperimen.

Pada umur 12 tahun Edison jadi penjual Koran, kacang, permen dan kue di kereta api. Keuntungannya sebagian diberikannya kepada orang tuanya, sebagian dijadikan modal. Di dalam kereta api, ia menerbitkan Koran Weekly Herald sambil mengadakan eksperimen. Pada suatu hari sebuah gerbong hampir terbakar karena cairan kimia tumpah. Edison ditampar direktur hingga pendengarannya (telinga) rusak dan dilarang bekerja di kereta api.

Pada umur 15 tahun Edison menyelamatkan anak kepala stasiun yang hampir tergilas gerbong kereta api. Sebagai balas jasa kepala stasiun mengajar Edison cara mengirim telegram. Tiga bulan kemudian Edison sudah mengusai pelajaran gratis itu dan segera mendapatkan  pekerjaan sebagai  operator telegraf. Akhirnya Edison dapat membuat beberapa peralatan mesin cetak telegrafis $ 40.000 (kira-kira 40 juta rupiah). Ia hampir pingsan melihat uang sebanyak itu. Dengan uang tersebut Edison mendirikan pabrik di Newark dan mempunyai karyawan 300 orang. Di sini ia membuat telegraf yang sekaligus dapat mengirimkan 4 berita. Pada umur 29 tahun Edison mendirikan laboratorium riset untuk industri. Dalam waktu 13 bulan ia menemukan 400 macam penemuan.
READ MORE - Biografi Thomas Alva Edison - Penemu Bola Lampu

Biografi Rene Descartes - Bapak Filsafat Modern

Biografi Rene Descartes (1596-1650) - Rene Descartes adalah ahli filsafat dan matematika Prancis, pengarang, penemu geometri analitik, penemu cara berpikir rasionalistik hingga disebut bapak filsafat modern. Ia lahir di La Haye, Touraine, Prancis, pada tanggal 31 Maret 1596 dan meninggal di Stockholm, Swedia, pada tanggal 1 Februari 1650. Ia tidak pernah menikah meskipun pernah punya anak bersama pembantunya. Namun anak itu meninggal dan menyebabkan kesedihan yang dalam. Ayahnya hakim dan pengacara kaya. Ketika Descartes baru berumur satu tahun, ibunya meninggal ayahnya kawin lagi. Sejak itu ia tidak pernah melihat ayahnya lagi.

Descartes adalah anak yang sangat cerdas, suka berpikir dan suka menyendiri. Pada waktu ayahnya meninggal dan saudaranya sekandung menikah, ia tak mau datang. Pada umur 8 tahun ia masuk Royal College yang dikelola pastur-pastur Yesuit. Ia belajar di tempat itu selama 10 tahun. Ia mendapat pelajaran bahasa Yunani, Latin, Prancis, musik, drama, mengarang, bermain anggar dan naik kuda. Pada tahun kuliah terakhir ia belajar filsafat, moral dan matematika. Tapi ilmu pengetahuan yang ia terima hanya menimbulkan keraguan di dalam jiwanya kecuali matematika. Karena kesehatannya lemah, ia diperbolehkan terlambat kuliah atau tidak mengikuti kuliah. Meskipun demikian pada tahun 1616 pada umur 20 tahun, ia berhasil menggondol gelar ahli hukum. Sesudah itu ia mengembara dan jadi tentara di Jerman dan Belanda.

Pada suatu malam ia bermimpi. Dalam mimpi itu ia mendapat tugas menyusun dasar untuk segala ilmu dengan satu metode. Sejak itu ia bermaksud hidup untuk mencari kebenaran atau sebagian kebenaran, sebab pada zaman itu yang disebut benar adalah kata-kata pejabat, baik pejabat negara, gereja atau pendidikan. Descartes mulai berpikir keras. Ia mulai meragukan segalanya. Ia meragukan adanya dunia, adanya Tuhan, bahkan adanya dirinya. Benarkah Tuhan ada? Benarkah dunia ada? Benarkah badanku ada?  Akhirnya ia sampai pada kesimpulan ini, "Karena saya ragu, maka saya berpikir. Karena saya berpikir, maka saya ada".
READ MORE - Biografi Rene Descartes - Bapak Filsafat Modern

Biografi Sir Arthur Stanley Eddington - Penemu Hukum Massa Kecemerlangan Bintang

Biografi Sir Arthur Stanley Eddington (1882-1944) - Arthur Eddington adalah ahli astronomi, fisika, dan matematika Inggris, penemu astrofisika teori, penemu hukum massa kecemerlangan bintang, ahli filsafat sains, pengarang,penceramah, guru besar, direktur dan diangkat jadi bangsawan. Ia lahir di Kendal, Westmorland, Inggris, pada tanggal 28 Desember 1882 dan meninggal di Cambridge, Cambridgeshire, pada tanggal 22 November 1944 pada umur 22 tahun. Ayahnya kepala sekolah yang berbakat dan berpendidikan tinggi, tapi meninggal ketika Eddington baru berumur 2 tahun.

Biografi Lengkap Penemu Hukum Massa Kecemerlangan Bintang, Sir Arthur Stanley Eddington
Eddington bersama kakak perempuannya lalu dipinpin oleh ibunya ke Weston-super-Mare di Somersrt. Ia jadi besar dan masuk SD di situ. Pada umur 16 tahun ia masuk Owens College, Manchester. Pada umur 20
tahun ia masuk Trinity College, Cambridge. Bakat matematikanya tampak menonjol sejak SD. Ia selalu mendapat hadiah pertama di bidang matematika. Maka dengan mudah ia mendapatkan beasiswa. Pada umur 25 tahun ia mendapat beasiswa dari Trinity College. Pada umur 31 tahun ia diangkat jadi guru besar astronomi di Cambrioonoge. Pada umur 32 tahun ia diangkat jadi direktur labolatorium Cambridge.

Pada tahun (1906-19130) ia jadi pembantu utama Observatorium Kerajaan di Greenwich. Kemudian ia membuat karya tulis berjudul ‘’Gerak Bintang dan Struktur Alam Semesta’’ (1914). Antara lain ia menulis bahwa kabut spiral, struktur berawan yang terlihat dalam teleskop, adalah galaksi-galaksi seperti Bima Sakti. Pada umur itu juga pecah Perang Dunia I. Ia menolak ikut wajib militer, karena ia penganut sekte agama yang di sebut Quaker. Eddington adalah ilmuwan yang taat kepada agama. Pada tahun 1929 bukunya yang berjudul Ilmu dan Dunia yang tak Terlihat terbit. Ia menerangkan bahwa arti hidup dan adanya dunia tidak dapat ditemukan oleh ilmu dan hanya dapat dijelaskan dengan keyakinan adanya realitas spiritual.

Pada tahun 1919 ia mengadakan ekspedisi ke Pulau Principe di Afrika Barat untuk membuktikan teori Einstein yang mengatakan bahwa sinar berjalan melengkung di dekat bintang bermassa besar. Dialah orang pertama di dunia yang menyebarluaskan teori relativitas Einstein di Inggris. Ia juga menulis "Struktur-dalam Bintang’’ (1925).
READ MORE - Biografi Sir Arthur Stanley Eddington - Penemu Hukum Massa Kecemerlangan Bintang

Biografi George Eastman - Penemu Kamera Kodak

Biografi George Eastman (1854-1932) - George Eastman adalah ahli pengusaha industry, filantrop (dermawan ), warga negara Amerika Serikat, penemu kamera Kodak (1889), film fleksibel (1884), mesin untuk menyapukan gelatin pada kaca dan pelat (1879), alat gulung film (1884), pendiri Eastman Kodak Company (1892). Ia adalah orang pertama di dunia yang menemukan sistem pemasaran secara besar-besaran; mencari pasar di luar negeri, pengiklanan yang luas, pemasaran yang terorganisir, menyelengarakan riset industri dengan biaya besar. Ia juga orang pertama di dunia yang menemukan sitem kesejahteraan karyawan; pelayanan kesehatan, rencana pension dan pembagian keuntungan bagi karyawan sebagai insentif.

Biografi Lengkap Penemu Kamera Kodak, George Eastman
Eastman lahir di Waterville, New York, pada tanggal 12 Juli 1854 dan meninggal  di Rochester pada tanggal 14 Maret 1932 pada umur 78 tahun.  Ayahnya kepala seholah dagang dan meninggal waktu Eastman berumur 8 tahun. Maka ia terpaksa putus sekolah dan mencari nafkah sendiri. Pada umur 9 tahun bakat pengusahanya sudah tampak menonjol. Ia sangat pandai mencari uang. Penghasilannya $ 131 satu tahun. Itu jumlah yang cukup besar bagi anak seumurnya, bila diingat bahwa nilai dolar pada masa itu masih tinggi. Dalam beberapa tahun ini ia dapat menabung sebanyak $ 500

Pada tahun 1874 pada umur 20 tahun ia bekerja pada sebuah bank sebagai penata buku. Sebagian gajinya untuk menghidupi ibunya dan untuk membiayai hobinya, ialah memotret. Hobi memotret ini menyebabkan ia berpikir terus-menerus untuk menciptakan sistem memproses yang sederhana. Pada tahun 1879 ia menyempurnakan mesin untuk melumaskan gelatin pada kaca dan ia berhasil membuat pelat foto yang kering. Tahun berikutnya (1880) bersama Henry A Strong ia mendirikan pabrik pelat foto. Perusahaan itu mendatangkan keuntungan. Tapi keuntungan ini tidak akan bertambah besar jika proses memotret masih cukup sulit bagi kebanyakan orang. Pada tahun 1884 ia mendirikan Eastman Dry Plate and Film Company yang memproduksi film tembus cahaya dan alat gulung film yang praktis. Lima tahun kemudian (1889) ia membuat kamera ringan yang mudah di pakai oleh orang biasa. Kamera iti ia beri nama Kodak dan harganya $25. Ia mengiklankannya secara besar-besaran. Dalam waktu dua tahun ia dapat menjual 100.000 kamera, satu prestasi yang tak terungguli oleh perusahaan kamera lain pada waktu itu.

Pada tahun 1892, George Eastman mereorganisasi perusahaannya dengan nama Eastman Kodak Company. Kemudian ia membuat kamera (1900) untuk anak-anak dengan harga $1. Kamera itu bernama Brownie. Dua puluh tahun kemudian (1927), Eastman berhasil menguasai pasaran kamera di seluruh Amerika Serikat. Perusahaannya berkembang terus-menerus dan sekarang jadi salah satu perusahaan fotografi terbesar di dunia. Jumlah karyawannya mencapai 127.000 orang. Perusahaan itu tidak hanya memproduksi kamera, tapi juga kertas, film, bahan-bahan kimia, fiber, plastik, suku cadang kamera, barang-barang dan peralatan optik.

Eastman jadi jutawan tapi hartanya tidak ia nikmati sendiri. Ia menyumbangkan separuh dari keuntungan untuk kepentingan pendidikan dan untuk memberi insentif bagi karyawan-karyawan yang produktif dan keratif. Pada tahun 1887 ia menyumbangkan $50 kepada Institut Mesin yang sekarang bernama Rochester Institut of Technology. Ia juga menyumbangkan uang (1927) sebanyak $75.000.000 kepada Institut Teknologi Massachusetts, Universitas Rochester, Institut Hampton, Institut Tuskegee, dan sekolah Musik Eastman yang merupakan bagian Universitas Rochester. Sekolah Musik itu jadi tempat pendidikan musik yang terkenal di Amerika Serikat.

Menjelang akhir hidupnya Eastman terserang penyakit. Penyakit itu tak kunjung sembuh. Karena tak tahan akan penderitaannya, pada umur 78 tahun George Eastman bunuh diri.
READ MORE - Biografi George Eastman - Penemu Kamera Kodak

Biografi Arthur Jeffrey Dempster - Penemu Spektrometer Massa

Biografi Arthur Jeffrey Dempster (1886-1950) - Arthur Jeffrey Dempster adalah ahli fisika Amerika Serikat, doktor, guru besar, penemu spektrometer massa (1918), uranium 235, dan banyak isotop stabil. Ia lahir di Toronto, Canada, pada tanggal 14 Agustus 1886 dan meninggal di Stuart, Florida, Amerika Serikat, pada tanggal 11 Maret  1950 pada umur 64 tahun. Setelah lulus dari Universitas Toronto (1910), ia pergi ke Jerman untuk memperdalam pengetahuannya. Ketika pecah perang dunia I (1914) ia pindah ke Amerika dan masuk warga negara Amerika Serikat (1918). Ia mendapat gelar doktor (1916) dari Universitas Chicago dan jadi guru besar fisika (1919) pada Universitas tersebut sampai ajalnya (1950).

Spektrometer massa adalah alat untuk mengukur kuantitas bermacam-macam inti atom dalam suatu bahan. Alat ini berguna untuk menganalisis komposisi kimia dan untuk menentukan berjenis-jenis isotop suatu unsur. Pada tahun 1936 bersama Kenneth T.Bainbridge, ahli fisika Amerika Serikat dan J.H.E Mattauch, ahli fisika Austria, Dempster membuat spektrograf massa berfokus ganda untuk mengukur massa inti atom. Ia selalu berusaha memperbaiki mutu spektrograf massa. Dengan spektrograf yang sudah diperbaiki, ia dapat menganalisis bahan-bahan yang yang tak dapat diperoleh dalam bentuk gas dengan lebih cepat.

Orang yang paling banyak menemukan isotop adalah Francis William Aston, ahli fisika Inggris. Tapi anehnya Aston tidak berhasil menemukan isotop Uranium-235, bahan bakar utama untuk bom atom.  Uranium-235 juga dipakai sebagai bahan bakar dalam reactor nuklir untuk menghasilkan tenaga atom.
READ MORE - Biografi Arthur Jeffrey Dempster - Penemu Spektrometer Massa

Biografi Lee De Forest - Penemu Triode atau Tabung Audion

Biografi Lee De Forest (1873- 1961) - De Forest adalah ahli fisika Amerika Serikat, penemu triode (1906), bapak radio, kakek televisi, doktor fisika dan menciptakan 300 penemu . Pada tahun 1912 ia menemukan bahwa triode dapat dipakai sebagai penguat sinyal listrik dan pembangkit osilasi. Trioda atau tabung Audion adalah alat yang sangat penting yang banyak dipakai pada radio, telepon, radar, televisi dan komputer. Tapi sejak tahun 1947 trioda diganti oleh transistor. Meskipun demikian, De Forest termasuk tokoh terkemuka di bidang elektronik.

Biografi Lengkap Penemu Triode atau Tabung Audion, Lee De Forest
De Forest lahir di Council Bluff, Iowa, Amerika Serikat, pada tanggal 26 Agustus 1873 dan meninggal di Hollywood, California, pada tanggal 30 Juni 1961 pada umur 88 tahun . Ayahnya pendeta dan menginginkan  De Forest jadi pendeta juga.  Pada waktu De Forest berumur 6 tahun, ayahnya pindah ke Alabama. Orang baik atau pendeta baik selalu membela golongan tertindas. Demikian pula ayah De Forest. Ia mendirikan sekolah untuk orang-orang Negro meskipun mendapat tantangan hebat dari orang-orang kulit putih.  De Forest  memihak ayahnya dan banyak berteman dengan anak Negro. Meskipun ia dididik dengan disiplin keras agar jadi pendeta, namun minatnya tercurah pada mesin dan bukan pada ilmu ketuhanan. Pada umur 30 tahun ia gemar membuat mesin uap mini dan lokomotif mini

Pada tahun 1893 pada umur 20 tahun, ia diterima di Universitas Yale, sebuah perguruan tinggi yang cukup baik mutunya. Karena uang saku dari ayahnya terbatas, maka ia mengikuti kuliah sambil bekerja kasar. Sebenarnya ia tidak termasuk mahasiswa yang cerdas. Miskipun demikian dengan susah payah ia berhasil menggondol gelar doktor untuk bidang fisika pada tahun 1899. Disertasinya tentang gelombang radio.

Sesudah mendapat gelar doktor, ia bekerja pada Western Electric Company di Chicago. Berturut-turut ia bekerja di bagian dynamo, telepon dan labolatorium eksperimen. Pada tahun 1902 ia mendirikan  perusahaan telegram. Pada tahun 1907 ia mendirikan perusahaan telepon. Tapi kedua perusahaan itu bangkrut, karena ia tak berbakat jadi pengusaha. De Forest tidak dapat memiih karyawan yang baik dan mudah ditipu orang. Ia sendiri orang yang selalu bimbang, sukar mengambil keputusan, individualis, dan egosentris. Jalan hidupnya berliku-liku kawin 4 kali dan sering berurusan dengan pengadilan.
READ MORE - Biografi Lee De Forest - Penemu Triode atau Tabung Audion

Biografi Louis Victor duc de Broglie - Penemu Sifat Gelombang Elektron

Biografi Louis Victor duc de Broglie  (1892) - Louis de Broglie adalah ahli fisika murni Prasncis, penemu sifat gelombang elektron, pengarang, guru besar, doktor, pemenang Hadiah Nobel, anggota Lembaga  Ilmu Pengetahuan  Prancis dan Inggris bangsawan. Ia lahir  di Dieppe, Prancis, pada tanggal 15 Agustus 1892. Ia keturunan orang bangsawan yang berkedudukan tinggi di Prancis. Broglie sebenarnya nama kota kecil di Normandia. Kemudian nama ini berubah jadi nama keluarga. Sejak abat ke-17 dari keluarga ini muncul tokoh-tokoh militer, politik dan diplomat terkenal.

Biografi Lengkap Penemu Sifat Gelombang Elektron, Louis Victor duc de Broglie
Dalam buku pelajaran fisika De Broglie dipakai sebagai nama ahli fisika yang mengajukan hipotesis bahwa elektron bersifat gelombang. De Broglie hanya membuat hipotesis atau teori. Ia tidak pernah dan tidak suka
mengadakan eksperimen. Ia tidak pernah mrmbuktikan bahwa elektron bersifat sebagai gelombang. Tapi karena kemudian pada tahun 1929 ia mendapat Hadiah Nobel untuk fisika. Perstiwa itu membuktikan bahwa intuisi kadang-kadang berada di atas akal sehat dan eksperimen. Bagaimana asal mulanya De Broglie menemukan hipotesis itu.

Mula-mula De Broglie ingin jadi diplomat. Maka ia bersekolah dan kuliah di jurusan sejarah. Pada umur 17 tahun ia berhasil mendapatkan gelar di bidang sejarah. Tapi tiba-tiba ia mendengar tentang penemuan Max Planck dan Albert Einstein. Max Planck menemukan foton. Einstein menemukan bahwa massa sama dengan energi. Sejak itu De Broglie sangat tertarik pada fisika. Maka pada umur 18 tahun ia masuk Universitas Sorbonne jurusan fisika teori. Empat tahun kemudia pecah Perang Dunia I (1914-1918). De Broglie diangkat jadi petugas radio di menara Eiffel. Disini ia berhadapan langsung dengan gelombang radio.

Pikirannya penuh dengan pertanyaan tentang gelombang. Sesudah perang selesai, ia melanjutkan kuliahnya.
Pada tahun 1923 A.H. Compton menemukan bahwa cahaya memiliki sifat kerbar sebagai gelombang  dan sebagai partikel. Penemuan ini menyebabkan De Broglie berpikir sebagai berikut, ‘’Kalau cahaya bersifat gelombang dan partikel, maka partikel pun dapat bersifat gelombang! “Hipotesis ini dibuktikan kebenarannya oleh Clinton Davisson dan Lester Germer pada tahun 1927. Keduanya ahli fisika Amerika Serikat.
READ MORE - Biografi Louis Victor duc de Broglie - Penemu Sifat Gelombang Elektron